Memilih Benang Jahit Industri
Benang yang tepat membuat jahitan lebih awet dan mengurangi gangguan di lini produksi.

Perhatikan materialnya#
Kain garmen yang ringan dan material yang berat butuh benang yang berbeda. Benang yang terlalu kuat bisa merusak kain tipis, sedangkan yang terlalu halus mudah putus pada material berat.
Spun polyester atau nylon#
Spun polyester umum dipakai untuk apparel dan seragam karena mudah dijahit. Benang nylon cocok untuk tas, sepatu, dan produk kulit, saat jahitan menanggung beban lebih besar.
Sesuaikan mesin dan jarum#
Ukuran benang perlu pas dengan ukuran jarum dan setelan mesin. Ketidakcocokan ini sering jadi penyebab benang putus dan jahitan loncat.
Uji di lini produksi#
Coba benang pada kecepatan mesin yang sebenarnya, lalu periksa kekuatan jahitan dan warnanya setelah dicuci.
Baca juga
Artikel terkait

Tips Manufaktur
Mengurangi Benang Putus di Lini Jahit
Benang putus menghentikan mesin dan merusak ritme operator. Pilihan benang yang tepat membantu mengurangi gangguan itu.

Tips Manufaktur
Tips Merawat Tenda Kain Waterproof
Lapisan anti air pada tenda bisa memudar jika salah dirawat. Ini cara mencuci dan mengeringkannya.

Tips Manufaktur
Pentingnya Kustomisasi Ritsleting
Puller bermerek, warna pita, dan ukuran gigi bisa disesuaikan agar ritsleting ikut membawa identitas produk Anda.

