Karakteristik Webbing Kevlar
Kevlar sangat kuat untuk bobotnya, tetapi mudah rusak oleh sinar UV. Ini sifat utamanya dan cara menyiasatinya.

Kevlar adalah serat sintetis yang dikembangkan di DuPont pada 1965 dan dikenal karena rasio kekuatan terhadap beratnya yang tinggi. Dalam bentuk webbing, sifat itu dimanfaatkan untuk produk yang menanggung beban berat.
Kekuatan untuk bobotnya#
Rantai molekul Kevlar tersusun sangat rapat, sehingga seratnya sulit putus dan sulit ditembus. Karena itu Kevlar banyak dipakai pada alat pelindung diri. Sebagai webbing, ia sering disebut jauh lebih kuat daripada kabel baja dengan berat yang sama.
Pemakaian umum#
Webbing jenis ini ditemukan pada sistem parasut, tali pengaman panjat tebing, sabuk kendaraan balap, dan harness untuk pekerja konstruksi. Fleksibilitasnya membuat pemakai tetap bisa bergerak bebas.
Kelemahan terhadap UV#
Paparan sinar matahari langsung selama beberapa hari dapat merusak ikatan polimer Kevlar dan menurunkan kekuatannya secara signifikan. Karena itu webbing Kevlar sering dibungkus selubung nilon atau poliester untuk menghalangi sinar UV.
Butuh webbing untuk kebutuhan seperti ini? Lihat produk webbing kami, atau tanyakan ketersediaan bahannya.
Baca juga
Artikel terkait

Inovasi Material
Tren Material Tekstil Berkelanjutan
Pembeli makin peduli asal bahan. Ini arah yang sedang berkembang di bahan baku, pewarnaan, dan pelapisan.

Inovasi Material
Ritsleting Tahan Air untuk Produk Outdoor
Kain tahan air belum cukup jika air masih masuk lewat ritsleting. Ini cara kerja ritsleting tahan air dan di mana ia dipakai.

Panduan Produk
Webbing Nylon vs Polyester
Keduanya sama-sama kuat, tapi beda sifat saat kena beban kejut, air, dan sinar matahari.

